Selasa, 06 September 2016

ayat al quran tentang semangat bekerja

Assalmualaikum....
Bismillahirrohmanirrohim...

Ayat al qur'an tentng semangat bekerja


فَابْتَغُوا عِنْدَ اللَّهِ الرِّزْقَ

 “Maka carilah rizki disisi Allah..” (QS. Al ‘Ankabut [29]: 17)



Hampir di setiap sudut kehidupan kita menyaksikan begitu banyak orang bekerja, mereka melakukan aktivitas, walau demikian tidak semua aktivitas manusia dikategorikan bekerja. Karena, dlm makna bekerja harus terkandung 3 aspek yg musti terpenuhi:
1. Bahwa aktivitas yg dilakukan krn ada dorongan tanggung jawab.
2. Kegiatan yg dilakukan tsb adl sesuatu yg direncanakan dan karena kesengajaan.
3. Bahwa apa yg dilakukan itu dikarenakan krn adanya suatu arah dan tujuan yang luhur yaitu keinginan untuk mewujudkan agar dirinya menjadi bagian dari masyarakat yang terbaik.


Jadi, Bekerja adalah aktifitas fisik maupun pikiran dalam mengerjakan, merelease, mendesain maupun menyelesaikan sesuatu, dan jika selesai atau memenuhi aturan sesuai dengan kriteria prosedur maupun aturan tertentu akan mendapatkan imbalan atau balas jasa baik dalam bentuk gaji, penghasilan, royal vee (Untuk pekerjaan professional). Bekerja sebenarnya memuat unsur komitmen dan tanggung jawab utama sebagai berikut :

1. Memberikan jaminan atau garansi atas apa yang dikerjakannya sesuai dengan kapasitas maupun justifikasi pekerjaannya, Dalam bentuk yang mudah dipahami keduanya, tanpa berlebihan.

2. Memberikan layanan konsultasi setelah yang dikerjakan selesai.

3. Memberikan bantuan / help desk sesuai dengan Term Of Service (TOS) dan Term Of Use (TOU).

4. Memberikan layanan perawatan maupun maintenance, selama apa yang dikerjakan ditanam dalam sebuah sistem pekerjaan.

5. Memberikan checklist yang real sesuai dengan dimensi pekerjaannya baik secara fisik maupun non-fisik. Baik dalam maintenance rutin maupun saat ada gangguan / troubleshooting.

6. Berusaha menempatkan komitmen dan visi untuk menjaga kepercayaan atas apa yang dikerjakan sesuai dengan kapasitas dan kemampuan yg dipunya.


Bekerja adalah aktifitas fisik maupun pikiran dalam mengerjakan, merelease, mendesain maupun menyelesaikan sesuatu, dan jika selesai atau memenuhi aturan sesuai dengan kriteria prosedur maupun aturan tertentu akan mendapatkan imbalan atau balas jasa baik dalam bentuk gaji, penghasilan, royal vee (Untuk pekerjaan professional).

Bekerja dalam islam sangat mulia kedudukannya, bahkan disejajarkan dengan jihad di jalan Allah SWT. Hal ini dapat dilihat dari pandangan Rasulullah terhadap seseorang yang giat bekerja. bekerja dilandasi dgn keikhlasan n berharap ridho illahi untuk melakukannya maka  sesuatu pekerjaan dengan tujuan memeroleh ganjaran.


Bekerja dapat dikategorikan sebagai ibadah apabila kita mendahuluinya dengan niat yang kuat untuk kemaslahatan. Kerja yang dinilai ibadah dapat dilihat dari tujuanya:

1. Bekerja untuk diri sendiri. Bekerja untuk menjaga kehormatan diri supaya tidak meminta-minta kepada orang lain. Jika kita bekerja untuk mencukupi kebutuhan diri (supaya mandiri), maka kerja kita termasuk sebagai ibadah di sisi Allah.

2. Bekerja untuk keluarga. Bagi seseorang yang bekerja keras untu menghidupi keluarganya, maka ia termasuk berada di jalan Allah SWT, seperti yang disinggung Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wa Salam dalam hadits di atas. Maka, kesungguhan Anda dalam bekerja dinilai sangatlah penting agar kebutuhnan keluarga tercukupi dan demi kemakmuran keluarga.

3. Bekerja untuk masyarakat. Setelah berkontribusi untuk diri sendiri dan keluarga, tingkatan bekerja selanjutnya adalah bekerja untuk melayani masyarakat. Apa yang dia kerjakan, akan membawa manfaat bagi masyarakat. Hakikatnya, kita bekerja untuk memberikan manfaat bagi orang lain. Oleh karena itu, bekerja sebaik-baiknya untuk masyarakat dapat dinilai sebagai ibadah.

4. Bekerja untuk memakmurkan bumi Allah SWT. Banyak orang yang sudah mendapatkan kesejahteraan dan kemakmuran setelah beerja keras. Baginya, uang mudah saja didapatkan. Lantas, apa dia akan berhenti bekerja? Orang mukmin pasti tidak ada pikiran untuk berhenti bekerja hanya karena sudah punya harta berlimpah. Orang mukmin akan tetap berpikir bagaimana caranya untuk bekerja, agar dirinya bisa bermanfaat bagi orang lain dan bagi kemakmuran bumi Allah. Oleh karena itu, pekerjaan yang dilakukan dengan tujuan untuk memakmurkan bumi Allah akan senantiasa diberkahi dan bernilai ibadah.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar